GIGS REPORTS : DECAPITATED 'One Night In Jogja'
Band polandia ini sebenarnya di jadwalkan main di Rock In Solo, namun karena adanya kendala venue maka pelaksanaannya di pindah di Jogja, dan bertempat di Auditorium RRI Jogja. Kemasan event ini sengaja di buat lebih eksclisive dengan meminimkan band penampil dan memaksimalkan performa band yang di tunjuk untuk berpartisipasi di dalamnya.
Acara di mulai dari Jam 18.00 dengan menampilkan band death/grind lokal Jogja DEADLY WEAPON, meski audience masih terbilang terbatas namun tiak membatasi ruang gerak mereka untuk tetap menggeber lagu-lagu mereka dengan penuh semangat, tak lama band dari negara tetanggak Malaysia RAZED tampil dengan alunan Thrash Metal ala TESTAMENT, walaupun band mereka kurang familier di Indonesia namun sudah cukup untuk memuaskan telingan metalhead Indonesia yang sengaja meluangkan malam minggunya untuk keperluan menikmati event metal yang mengasikkan. Selang setengah jam berikutnya giliran band Thrash Metal 80-an yang sangat terinfluence METALLICA album Kill 'em All tampl apik nan rapi membawakan lagu dari album pertama mereka dengan sedikit candaan di atas panggung, sound yang keluar juga sangat jelas dan bermain secara rapi. Tepat jam 20.00 WIB giliran DEVOUR THE MARTYR, band asal negeri kanguru Australia naik keatas panggung dengan membawakan tembang-tembang ber-genre metal core, breakdown-breakdown yang mereka tawarkan sungguh dapat membawa para penonton untuk berpowgow ria sambil moshing. Semakin malam, semakin ramai engan di tandai masukkan beberapa penonton yang awalnya hanya berada di area lapak CD dan Merchandise di depan gedung, masuknya para penonton itu menambah kehangatan suasana venue dengan di barengi juga performa SEPIROTH, band old school death metal asal negara meneer belanda, sayang penampilan mereka kurang di barengi output sound yang yahuud, meski begitu tetap saja mereka kelihatan sangat bersemangat. Setelah SEPIROTH turun dari panggung giliran band death metal Indoensia yang paling eksis dalam menggarapa album-album mereka, ya..itulah SIKSA KUBUR, kedatangan mereka tidak menyertakan vokalis utama mereka karena halangan yang mengharuskan sang vokalis tidak bisa tampil. additional vokal yang bergaya mirip vokalisnya terdahulu Japra sangat menghibur dengan power beat yang sangat khas dengan konsep mereka.
Tepat jam 22.00 WIB sang headliner tampil dengan membawa additional drum dari band sekampung halaman VADER dan di posisi mixer juga sangat menguasai medan yang di hadapi, sudah pasti sound jernih, performa hebat dan antusiasme penonton melengkapi event yang di adakan oleh EO Metal Militia.
Sebagai catatan adalah di berlakukannya larangan rokok(meski akhirnya boleh melanggar) dan alkohol masuk di area venue.
Demikian liputan singkat kami, sampai jumpa di even berikutnya..cheersss...
INVOM Musicmedia | 15 September 2012 | RRI Jogja
Labels:
REPORTS