Histori INVOM selama 10 tahun



Dari sekian banyak issue yang sudah beredar memang tak satupun memuat tentang apa, kapan lahir, bagaimana INTESTINAL VOMIT MUSICMEDIA tersebut. Dan sekalian ini merupakan ulang tahun yang ke enam dan issue yang ke tujuhbelas disini saya sebagai owner media ini akan sedikit menjelaskan atau menceritakan dari awal sampai saat ini, suka duka menjalankan musicmedia ini dari nol sampai berdiri tegak seperti sekarang ini. Dimulai sekitar awal tahun 2002, di kota Sukoharjo saat itu belum ada satupun media cetak yang mengulas tentang musik-musik extreme baik dari dalam maupun luar negeri, genre ulasan yang di kedepankan di issue pertama memang hanya seputar musik death metal, brutal death dan gore/grindcore. Saat itu masih dengan nama INTESTINAL VOMIT Newsletter.

Untuk terbitan pertama meski bisa dikatakan karena kenekatan tetapi justru banyak juga tanggapan yang mengkritik maupun menambahkan terhadap  apa yang dirasa masih kurang dalam beberapa tulisan (saat itu memang diakui banyak sekali kekurangan, namun bukan berarti isinya hanya omong kosong saja –ed) tentang permasalahan yang marak saat itu. Seiring dengan berjalannya waktu, media cetak ini selalu berusaha untuk berkembang menurut jaman yang selalu saja berganti – ganti, namun bukan berarti selalu terbawa arus atau dengan kata lain terlalu mainstreem, mulai terbitan empat dan seterusnya media ini lebih memperluas genre yang ada, dikarenakan konsumen media ini terdiri dari berbagai pelaku genre yang berbeda - beda, untuk jumlah halaman dan format juga sampai saat ini mengalami berbagai macam bentuk hanya sekedar menambah daya tarik saja.

Banyak juga yang bertanya - tanya tentang logo yang memakai gambar semut, sebenarnya itu mengambil filosofi kehidupan semut yang selalu saling menolong dan bisa hidup dimana saja, maksud dari tolong menolong tersebut musicmedia ini ingin membantu kepada personal maupun scene untuk dapat lebih maju tanpa ada imbalan atau sekedar popularitas, juga tentang dimanapun bisa hidup itu juga bermaksud kalau musicmedia ini ingin dapat diterima di berbagai kalangan masyarakat indie tentu saja.

Berbagai tanggapan terus saja mengalir tanpa ada celah, baik itu tanggapan positif yang ditandai dengan banyaknya yang dengan sukarela dan ikhlas menggandakan kemudian menyebarkannya, tapi tidak hanya tanggapan positif yang tanpa celah, meski sekarang sudah hampir tidak ada, namun semenjak issue pertama sampai sekarang, kendala negatifnya adalah banyaknya pihak yang merasa dirugikan dengan tulisan-tulisan musicmedia ini, tetapi semua itu luntur dengan sendirinya. Isi dari media ini sengaja diperluas dengan memikirkan agar konsumen tidak merasa bosan dengan kemonotonan ini. Untuk beberapa segment selalu saja mengalami rotasi, tidak pasti ada namun beberapa segment hampir pasti selalu dimuat karena memang itulah poin penting untuk mengarahkan tujuan yang dimaksud. Dan segment itu adalah : News, Review dan Interview. Masalah penilaian terhadap yang ada didalamnya selalu mengedepankan obyektifitas, tidak melulu karena relationship atau karena kekerabatan lantas menilai tidak sesuai dengan yang ada. Selalu saja membatasi untuk tidak memasukkan masalah pribadi didalam tulisannya. Dan mengapa saya tidak lebih mengembangkan menjadi magazine atau fanzine seperti saran - saran dari beberapa pihak yang respect? Itu dikarenakan saya tidak mau terpatok pada deadline berita yang aktual, bukan itu saja alasan kenapa masih seperti ini terus? Memang dari awal niat dalam membuat media ini untuk sekedar iseng yang serius dan juga bermanfaat, tidak hanya sekedar mengamati, menilai dan mengomentari.

[Words by Fauzan Adrian

ONLINE STORE

[ONLINE STORE][bigposts]

ARTIKEL

[ARTIKEL][bsummary]

INTERVIEW

[INTERVIEW][bigposts]

GIGS REPORT

[REPORTS][twocolumns]

EVENT

[EVENT][bigposts]

GALLERY

[GALLERY][bigposts]