HELLRAIZER “Disclosure of cosmogony : Dawn to the ruination”

Band : HELLRAIZER
Title : Disclosure of cosmogony : Dawn to the ruination
Genre : Brutal Death Metal
Tahun :2014
Label : WAAR PRODUCTION
Sejenak kita lupakan band-band dari kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Jogja, Kediri dan Surabaya. Nganjuk mungkin saja hanya sebuah kota transit perjalanan luar kota rute Solo-Surabaya, dan bisa di katakan kota ini tidak masuk dalam peta kekuatan death metal Indonesia, namun kehadiran HELLRAIZER dan GEGAR OTAK membuat pendapat itu terbantahkan. Khusus HELLRAIZER, dengan kehadiran rilisan CD yang merupakan album yang kedua ini cukup mengangkat namanya, karena sebelumnya mereka tidak begitu di kenal di scene local kita. Album CD yang dirilis Waar Production ini menampilkan suguhan konsep death metal dengan style yang jarang di temui di Indonesia. Karya yang satu ini bisa di katakan sangat cemerlang. Sekilas ketika mendengarkan intro di track pertama mereka, mungkin sebagian orang akan beranggapan bahwa band ini akan memainkan melodic death metal old school dengan gaya skandinavianya, karena di intro ini terdapat raungan-raungan solo gitar yang cukup mengarahkan ke pendapat tersebut, sentuhan melodi-melodi maupun setelan gitar terdapat aroma DISMEMBER di dalamnya.
Namun sungguh mengagetkan, ketika masuk ke inti lagu mulai track dua dan seterusnya, kesan brutal dengan aroma emosional yang justru tampak disini. Terasa gabungan unsur new wave death metal dengan pure death metal sangat padu sekali dengan porsi yang seimbang ditambah sound raw dengan sedikit noise yang di sisakan untuk menampung kuping deathster era terdahulu. Yang unik juga pada saat tempo sedang, di beberapa lagunya mengingatkan kita akan kehebatan band Denmark JEEL(Jeg Er En Lampe), walaupun ini tidak di sengaja namun part ini makin menambah variatif yang tidak terjebak di blasting beat seperti pada umumnya . Penonjolan sound gitar baik di rhythm maupun lead guitar menunjukkan ciri khas mereka meskipun hal itu sedikit mengesankan kalau sound tersebut menutupi kehebatan atraksi sang penggebuk drum, tapi sebenarnya itu tidak masalah, karena konsep music seperti ini sudah bisa menyihir penikmat death metal Indonesia dan kayaknya ini satu-satunya yang ada di Indonesia. Tipe vocal middle growl yang mematok untuk memperjelas artikulasi menjadi point penting bagi mereka, jenis vocal seperti ini mengingatkan kita sama vokalisnya INFERNAL TORMENT di album “Mans true nature”. Walupun sangat berbeda, namun bagi penggemar FORGOTTEN era Futurre Syndrome, album ini kayaknya bisa menarik perhatian untuk menempatkannya di playlist berikutnya.
Warning : No Gore No Core and No Slam, it’s about brutal!

Tidak ada komentar:

ONLINE STORE

[ONLINE STORE][bigposts]

ARTIKEL

[ARTIKEL][bsummary]

INTERVIEW

[INTERVIEW][bigposts]

GIGS REPORT

[REPORTS][twocolumns]

EVENT

[EVENT][bigposts]

GALLERY

[GALLERY][bigposts]