Interview dengan FACELESS



Gimana kabar anak2 sekarang nih?Line up teraktual?Spesifikasi genre?
He he he he he, pertanyaan standar tapi selalu sulit buat dijawab, kapan-kapan kalo bikin pertanyaan langsung ke intinya aja. Kita biar bisa jawab panjang lebar dan yang baca juga tambah ilmu, jadi makin pintar. Kabar kita baek boz…..(Sopan santun kita mengajak ngobrol orang lain kan dengan menyapa dulu to? Jadi disini tak ada salahnya penanya menyapa kalian semua. –ed)
Spesifikasi genre, tulis aja kita nyoba maenin metal dengan introspeksi diri dengan sesadar-sadarnya atas kemampuan dan pengetahuan, meskipun progres tak terabaikan!?
Formasi sekarang, saya (kiky) di vox, denny guitar, dilli drum, enno guitar, dan bias bass.

Apa nih rencana jangka pendek yang mulai di rintis saat ini ? konsep sekarang seperti apa sih, ?
Mateng-matengin materi boat persiapan next album, bikin persiapan juga boat tour di beberapa kota dan overseas akhir-akhir taon ini. Tapi kecil-kecilan ko’, kita tinggal tunggu dealnya aja. Doanya boz, moga semua terealisasi.
Tentang konsep kita pengennya lebih bertenaga, keras beringas dan berat berharmoni indah menampar. Tapi liat ajalah, tar gimana jadinya.

Setelah album pertama tahun 2005 kemarin, sudah ada pandangan untuk album kedua? Rencana label mana yang akan menghandle?type musikalitas sekarang kayak gimana sih?
Pandangan udah ada, tinggal matengin materi dengan tambahan disana-sini biar lebih mantap di aplikasikan dengan mood kita dan term sekarang. Bukanya berkompromi ato ikut arus, tapi semua orang pasti menginginkan progress.
Kita beberapa waktu lalu udah ngobrol-ngobrol dengan salah satu label, mereka nawarin mo rilis album kita yang kedua format cd. Sampai sekarang kita masih belum deal, ada juga beberapa tawaran yang mo repackaging album kita yang pertama dalam format cd. Kita masih mikir-mikir, kan ga lucu misal album kedua keluar barengan album yang pertama versi repackagingnya.
Saya pribadi menginginkan lebih bertenaga, keras beringas dan berat berharmoni indah menampar (lho kok podo jawabane? –ed), tapi semua ga bisa kalo saya paksakan. FACELESS bukan hanya saya sendiri di dalamnya, tapi leganya anak-anak juga sejalan dengan apa yang saya harapin. Wait and see...

Pilih mana antara : Menambah jam terbang, konsentrasi di konsep musik dengan tujuan memberikan hasil karya kepada publik atau mencari sesuatu yang berbeda untuk menghidupkan band ini?
Semuanya merupakan elemen yang tidak bisa dilah-pilah, sebagai sebuah band jam terbang adalah mutlak terpenuhi. Jam terbang memberikan wacana input dan output yang tidak sedikit dalam proses pendewasaan sebuah band, juga sebagai sebuah referensi crusial yang bisa di jadikan sebagai acuan. Dari hal di atas akan memaksa daya nalar otak lebih berkembang, dan akan berimbas pada hasil karya yang dihasilkan. Sedangkan menjadi berbeda adalah relatif, relative karena perspektif publik berbeda-beda dalam menyikapinya tergantung pola pikir dan personal limit inteligensia. Saya pikir mengalir memaksimalkan dengan semua apa yang kita miliki dan inginkan adalah lebih bijaksana untuk membuat band ini tetap ada dan bertahan hidup!? 

Dengan keadaan yang selalu mudah untuk bergonta-ganti trend musik, apakah FACELESS juga akan selalu mengikuti arus itu atau selalu mempertahankan konsep aslinya? Takut nggak jika di cap sebagai band yang mainstreen atau band yang kolot jika mengacu pada kedua pilihan diatas?
Disini saya rancu dengan maksud mengikuti arus, karena mengikuti arus bisa berarti mengikuti trend. Biar di bilang keren konsep musikalitas bertendensi dari band yang lagi naek daun, meskipun background musikalitasnya terkesan dipaksakan. Ato bisa juga mengikuti arus berarti kita berproses (progress) dari apa yang telah kita lalui selama ini, ga mungkin kita puas dengan apa yang kita dapat kalo kita masih bisa lebih. Pendewasaan berperan penting di dalamnya, semakin lama semakin matang. Mainstream ato pun sidestream adalah hal yang ga perlu di permasalahkan, musik tetep aja musik. Mo mainstream ato sidestream (kolot) sah-sah aja… tu personal choice, cara berekpresi kan macem-macem dan jalannya juga macem-macem. Yang penting boat kita adalah bukti nyata, kita disini bertanggung jawab dengan apa yang kita yakini. Kita dari awal punya konsep musikalitas yang berkembang, kita sadar diri kita pasti akan terus berproses. Tapi tanpa ninggalin basic, kita ga pernah punya pikiran jadi plagiator ato follower. Referensi cuma berperan sebagai acuan, inilah kita baek dan buruknya.

Dengan kondisi scene yang sangat lesu seperti sekarang ini, apa strategi kalian untuk kelangsungan hidup FACELESS?
Ga juga boz, he he he he he. Scene tetep semarak ko’, Cuma sekarang ini bener-bener udah laen. Ga seperti tiga ato lima taon yang lalu, orang datang ke suatu gig bener-bener buat liat tu gig (band-band yang maen), ato bisa kangen-kangenan ‘ma temen-temen. Kalo kecenderungan sekarang laen, ada yang datang ke gig buat mamerin ke cewe’/gebetanya kalo mereka punya band metal. Biar ga dibilang ketinggalan jaman juga, ato ajang mencoba peruntungan nyari pacar. Gig sekarang banyak cewe’-cewe’ yang datang, cakep-cakep lagi… ha ha ha ha ha. Jadi anak metal sekarang kan keren, sapa yang ga tau lamb of god, sapa yang ga pengen jadi seperti avenged sevenfold… ni bukanya sinis, munafik kalo bilang ga. Meski begitu tetep ada juga yang datang karena bener-bener seneng liat band-band yang maen, bisa ketemuan ‘ma temen-temennya, tambah ilmu juga. Tapi peduli setan apapun alesannya, mo datang sukur, ga datang juga ga apa-apa. Hidup kan personal, pilihan masing-masing
Kita ga pake strategi, kita seneng bisa ngramein scene. Kita seneng bisa jalin komunikasi dengan orang banyak, buka link persaudaraan disekitar kita ato juga overseas. Dan yang pasti disini kita bisa bersenang-senang, bersenang-senang dengan cara kita sendiri!?  

FACELESS sekarang sudah berumur 6 tahun lebih, dengan usia yang sekian lama tersebut, apakah kalian sudah merasa turut andil dalam menghidupkan scene tanah air ini?Andil seperti apa yang sering kalian berikan kepada scene?
Meskipun sedikit sekali andil kita, tapi kita tetep berusaha memberikan yang terbaik boat scene ini. Kita berkontribusi dan support event-event, menjalin hubungan komunikasi dengan band-band, label, zine/bulletin/magazine/webzine, dan masih banyak lagi.

Terus, apa yang kalian cari dalam berkutat di scene ini?sudah tercapaikah misi dan visi kalian sampai sekarang?
Kita berkutat di sini tanpa pernah kita sengaja, seperti anda juga dulu mestinya. Kita seneng ‘ma musik-musik model seperti ini, kita datang ke gig. Kita ketemu orang baru, kita ngobrol. Kita kenalan, tambah temen baru. Semua ga pernah sengaja, tapi hal itulah yang bikin kita ga pernah bisa lupain/ninggalin scene ini. Inilah indahnya, inilah alasan kenapa kita masih asyik berkutat di scene ini.
Uhm, misi dan visi?!

Misalkan ada band mirip dengan beat-beat FACELESS di lagunya, gimana tanggapan kalian dengan hal ini, sedikit merasa terganggu atau malahan bangga kalau ada band yang meniru kalian? Apa tindakan yang akan/sudah kalian lakukan?
Kita ga tau ada berapa ratus juta band-band di dunia ini, persamaan beat-beat dalam sebuah lagu adalah manusiawi. Kita ga pernah merasa terganggu dengan hal itu, kita akan merasa terganggu kalo beat-beat lagu kita sama dengan beat-beat lagu dari band laen satu lagu penuh. Tapi laen soal kalo band tersebut mengkover lagu kita, kita malah merasa bangga.

Dalam setiap melobi FACELESS untuk tampil di sebuah acara, apa kalian terlalu mudah atau malah sangat susah dalam bernegosiasi, apa disertai dengan prosedur yang berbelit-belit? Apa yang kalian tuntut jika ada yang mengundang kalian tampil di suatu acara?
Mudah ato sulit tu tergantung, tapi yang jelas kita ga pernah bikin sulit. Selama semua jelas, kita ga akan berbelit-belit. Kita menghargai mereka, mereka juga menghargai kita. Manajemen kita cuma ngajuin transport, tambah penginapan, makan dan juga fee boat crew kita.

Bagaimana dalam menyiasati jika ada personil yang mempunyai band lain, jika ternyata dalam waktu yang bersamaan harus tampil di acara yang berbeda?komitment kalian yang sudah di sepakati bagaimana?
Kalo masalah personil punya project band laen ga masalah boat kita, dari awal semua udah punya komit. Kita bikin mudah ko’, misal gig dalam satu kota sama kita sesuain rundown. Tapi kalo maen luar kota tetep utamain FACELESS, kita semua nyadar  berawalnya dari sini.

Agak meyimpang ini. Apa FACELESS sangat peduli dengan kondisi di Indonesia(politik, ekonomi dan sosial -ed) dan apakah selalu terbawa dalam setiap live performance kalian? Bagus nggak menurut kalian hal semacam ini?
Ma’af, kita ga bisa berkomentar. Setiap orang punya opini, dan opini adalah sesuatu yang prinsipil bagi sebagian orang.

Ini masalah cover song…bagaimana penilaian kalian tentang DISINFECTED dengan cover song “South Of Heaven”, DEATH VOMIT “Criminally Insane” dan FORGOTTEN “Smoke On The Water”?, mana yang menurut kalian(lagi –ed) paling yahud komposisinya? Apa FACELESS juga berniat cover song sebuah band?
Ketiganya mantap boat saya, sama-sama catchy re-aransemennya. Seperti Rise and Fall_nya Hellowen yang dikover Red Wine, karakter asli lagu ga berubah. Itu yang saya anggap paling sulit boat meng-kover sebuah lagu. Yep, kita berencana mo kover lagu. Ada beberapa materi yang masih kita utak-atik boat dibawain versi kita, fufh… tapi jaga karakter aslinya sulit minta ampun.

Siapa band Indonesia yang menurutmu akan terus menguasai scene di sini?
Siapa pun bisa, selama punya niat kuat buat bertahan, berambisi, pantang menyerah, mo belajar dari pengalaman, dan yang pasti punya cita-cita buat menguasai. Menguasai dalam arti bukan sebagai otoriter, tapi sebagai rivalitas yang sehat.

Ada pesan untuk pembaca?
Buat diri kalian nyaman dengan apa yang kalian pilih, buka otak kalian, jalin komunikasi yang baik dengan sekitar kalian/overseas, hargain orang lain dan jadilah orang yang mo belajar mendengar!?

ONLINE STORE

[ONLINE STORE][bigposts]

ARTIKEL

[ARTIKEL][bsummary]

INTERVIEW

[INTERVIEW][bigposts]

GIGS REPORT

[REPORTS][twocolumns]

EVENT

[EVENT][bigposts]

GALLERY

[GALLERY][bigposts]